Ibu, aku tak punya apa-apa untuk diberikan pada harimu. Ya hari yang selalu diperingati setiap tahun pada tanggal 22 Desember sebagai hari mu. Hari Ibu. Ingatkah ketika dulu kau melahirkan ku dan pertama kali aku memanggilmu ibu? Aku yakin kau masih mengingat semuanya, aku yang menulis ini semua tidak pernah mengingatnya. Haha betapa bodohnya aku.
Namun aku ingat sampai detik ini kau selalu mengeluarkan keringatmu untukku, anakmu yang terkadang bahkan sering mengecewakanmu. Aku bukan apa-apa tanpamu, bahkan tak pernah ada jika tanpamu, namun engkau akan selalu ada walaupun tanpaku. Yang aku ingat adalah kuatnya dirimu menahan rasa sakit untuk tiga hari tiga malam saat mencoba menolongku untuk keluar ke dunia ini. Bukankah kau pikir rasa sakit itu tidak akan pernah ada lagi? Aku tahu kau rasa bahwa kau salah berpikir karena rasa sakit karena aku telah beranjak dewasa sering kau alami, bahkan lebih dibanding saat pertama aku terlahir. Ibu jika ada kata yang lebih indah selain maaf untuk saat ini, aku ingin mengatakannya, atau jika ada hal terbaik selain terimakasih yang mampu aku lakukan, aku akan melakukannya. Maaf karena terlalu sering membuatmu sulit selama ini, dan terimakasih untuk selalu mendoakanku walaupun terlalu banyak luka karena ku. Aku berjanji akan menjadi anak yang akan kau banggakan, yah setidaknya untuk saat ini aku berusaha.
Ibu berapa banyak air mata yang telah kau keluarkan? Bahkan yang terakhir kau keluarkan itu, aku yakin seumur hidupku takkan bisa menggantinya. Ibu, aku selalu berbuat dosa kepadamu, namun kau selalu berhasil memaafkan aku. Yah kau memiliki mental yang sangat berbeda dengan siapapun, karena tak selalu setiap orang dapat dengan mudah memaafkan. Jika memang malaikat itu berbentuk manusia, aku yakin bentuknya adalah sepertimu. Terimakasih telah rela mengorbankan waktumu hingga kini untukku, untuk waktu yang telah terlewati aku minta maaf atas segala sesuatunya. Dan untuk waktu yang sangat berharga selama hidupku, aku berterima kasih telah meluangkannya bersamaku. Selamat Ibu :)
Selasa, 23 Desember 2014
Maybe it's only word, but i love you mama
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar