Setelah sekian lama, akhirnya aku menjatuhkan
pilihan pada seorang wanita. Belum begitu aku kenal namun setidaknya mampu
membuatku lupa akan duniaku yang hitam-putih menjadi sedikit warna warni karena
kehadirannya. Wanita yang sudah lama aku lihat namun baru-baru ini aku
mengenalinya. Walaupun belum begitu mengenalinya, dan dia belum begitu
mengenali aku. Setidaknya dia tahu bagaimana memperlakukan hariku menjadi
istimewa.
Seketika aku sering untuk selalu ingin
menghubunginya, bahkan dalam malamku yang hening, tak terlewatkan untuk sedikit
memikirkannya sebelum aku terjaga dalam tidurku. Tak perlu ku sebut namanya,
tak perlu juga kalian tahu karena aku aku takut kalian merasakan apa yang
kurasa juga sehingga aku takut kalian merebut ia dari hariku yang akan datang
nanti.
Sebelumnya aku masih bingung untuk berfikir kepada
siapakah aku akan mulai menjatuhkan pilihan ini, namun tanpa pernah aku sadari
dan tanpa pernah aku maksudkan tiba-tiba saja aku merasa bahwa hatiku telah
memilihnya sendiri. Aku belum pernah tersenyum kepadanya, menggenggam tangannya
ataupun yang lainnya. Namun entah mengapa dia seperti telah lama aku kenal dan
menjadi orang yang aku cari selama ini karena telah hilang dalam masa laluku.
Biarkan lah dulu ini semua menjadi teka-teki
apakah akan tetap dia yang mampu mewarnai hariku dengan tanpa warna biru. Ataukah
masih ada orang lain yang akan membuatku memilih lagi nantinya. Aku tak mau
berspekulasi soal ini, karena aku kini aku hanya ingin menikmati saja
warna-warna indah yang telah ia ciptakan.
Kini aku hanya ingin terus menghubunginya, karena
aku tak tahu hingga kapan aku akan berhenti mencoba untuk menghubunginya, yah
aku hanya ingin menjadi yang terbaik untuk hariku saat ini. Tak perlu berharap
kapan, esok, ataupun seterusnya, namun hari ini dahulu aku akan mencoba untuk
membantunya mewarnai hari-hari ku. Yah ini hanyalah apa yang inign aku
tuliskan, bukan berarti ini adalah yang aku maksud. Namun bukan salah kalian
pula jika ini semua membuat kalian berpikir bahwa adalah yang aku maksud.
Jika kalian menjadi diriku apakah kalian akan
mengajaknya untuk bertemu secara langsung denganku? Yang pasti dia cantik,
baik, dan sempurna, itulah yang orang lain katakana kepada ku. Apapun yang
kalian katakan, mungkin aku agak sedikit berlebihan soal ini, namun apalah
pedulinya karena aku yang merasakan. Jika kalian berpikir aku harus mengajaknya
secara langsung, mungkin itu tidak salah, percayalah itu yang ingin ku lakukan
namun aku adalah tipe orang yang tak pernah berani untuk begitu saja menatap
wajah seseorang yang berbeda dihadapanku.
Ini semua untuk pelukis hari yang paling hebat
yang kini ada didalam hidupku, oh mungkin belum namun usahaku adalah suatu saat
aku akan membuatnya melukis dihadapanku langsung.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar